5 Penyebab Sepele Anak Susah Makan Yang Perlu Bunda Ketahui

SHARE DAN TAG TEMANMU DI :

Anak susah makan tak jarang menjadi problema bagi sebagaian para ibu. Hal ini sering kali terjadi pada saat anak-anak mulai memasuki usia pertumbuhan dini, yakni 1-5 tahun, dimana permainan dan jananan lebih menarik ketimbang makanan pokok.

penyebab sepele anak susah makan

Pada umumnya, anak enggan menghabiskan atau menyantap makannya bukan berarti ia tidak menyukai masakan ibunya. Namun bisa jadi ada beberapa kebiasaan yang membuatnya selalu merasa kenyang, sehingga pada saat jam makan tiba ia lebih suka untuk menutup mulutnya.

5 Penyebab sepele anak susah makan yang perlu bunda ketahui

Seperti halnya yang dilansir dari The Health Site, berikut adalah beberapa kebiasaan yang menjadi penyebab anak terlebih bayi dan balita sulit untuk makan.

1. Ngemil

Memberikan makanan cemilan pada anak bukanlah suatu hal yang salah, selama waktu dan jenisnya tepat. Sebaiknya anda hindari memberikan cemilan yang padat kalori sebelum jam makan, karena ini akan membunuh nafsu makannya.

Adapun menurut Dr Atish Laddad, Founder The Pediatric Network, bahwasannya asupan kalori anak kurang dari orang dewasa. Jika 10 tahun membutuhkan 1000 kalori perhari dan jika 300-400 kalori berasal dari makanan cepat saji pada waktu kudapan malam berbentuk keripik, biskuit, coklat, jelas bahwasannya anak-anak selama waktu makanan akan berlangsung menurun.

2. Terlalu banyak minum susu

Tak sedikit ibu gagal paham dalam memberikan asupan susu dan makanan. Susu sering kali dianggap sebagai minuman penawar haus, namun faktanya susu mengandung banyak kalori yang dapat membuat perut menjadi terasa kenyang. Dan apabila anda memberikan makanan usai meminum susu, maka anak akan mengalami kelebihan kalori sehingga metabolisme dalam tubuhnya menjadi lambat dan perutnya kembung.

3. Tak mengatur makanan dengan benar

Dalam sehari, makanan anak terdiri dari 3 jenis makanan utama dan 2 makanan ringan. Artinya, anda baru memberikan makanan ringan seperti buah-buahan atau roti berikan jeda waktu untuk anak-anak mencerna makanan tersebut. Dan biarkan ia lapar. Minimal harus ada jeda 3 jam diantara setiap makanan.

4. Lebih sering memberikan jananan di luar

Apapun makanan yang tak d masak di dapur sendiri adalah makanan tidak, sekalipun itu adalah jus. Meski begitu, tak sedikit para ibu yang memrikan jus siap saji dengan label nutrisi yang selalu menjadi alasan. Untuk itu, sebaiknya baca label dengan cermat.

Anak hanya akan mendapatkan sedikit nutrisi, namun ia mendapatkan asupan gula yang cukup tinggi. Hal ini tak jarang akan membuat anak mudah merasa kenyang dan juga cepat lesu. Kebiasaan ini juga membunuh nafsu makan oada anak-anak dan mereka gagal mendapatkan nutrisi yang tepat dari makanan sehat.

5. Tak memiliki waktu makan yang tepat

Salah satu kesalahan terbesar yang menjadi penyebab anak sulit untuk makan, adalah tidak mengikuti waktu makan yang tetap. Jika anak anda sarapan, makan siang, dan makan malam pada waktu tertentu, tanpa memberikan makana kaya kalori diantaranya, maka sistem pencernaan menjadi selaras dengan masa-masa ini, sehingga dapat membuat siklus rasa lapar-kenyang juga menjadi selaras.

Selain dari pada itu, masih banyak hal sepele lainnya yang menjadi penyebab anak susah makan. Mulai dari sudah memiliki selera terhadap rasa, bosan dengan menu makanan yang tidak bervariasi, mencari perhatian, mulai eksplorasi kemana-mana dan masih banyak lagi yang lainnya. Adapun untuk mengatasinya secara alami, mudah dan praktis, anda bisa memberikannya Walatra Hexabumin (madu plus albumin untuk anak). Semoga bermanfaat bun!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *