Khasiat Dan manfaat Brotowali Untuk Kesehatan Hingga Kecantikan

Manfaat brotowali di percaya memiliki kebaikan tersendiri bagi kesehatan maupun kecantikan. Adapun diabetes, gatal, penyakit kulit, rematik dan juga asam urat adalah beberapa dari jenis penyakit yang di duga dapat di sembuhkan oleh herba yang satu ini. Adapun untuk mengetahui informasi selengkapnya, mari kita simak bersama ulasan singkat berikut ini.

manfaat brotowali

Apakah anda pernah mendengar atau mengonsumsi jamu brotowali? Ya, meski memiliki rasa pahit, namun jamu tradisional Indonesia ini di percaya mampu menyembuhkan beberapa jenis penyakit. Lalu, sebenarnya apa itu brotowali?

Brotowali adalah sejenis tanaman obat tradisional yang telah dimanfaatkan selama bertahun-tahun oleh masyarakat Indonesia untuk unggas, pestisida, tanaman padi hingga menjadi herbal alternatif untuk membantu penyembuhan beragam jenis penyakit seperti halnya rematik.

Adapun herbal yang memiliki nama latin Tinospora crispa L Miers ini merupakan tanaman dari keluarga menispermiaceae, yang umumnya banyak di temukan di Asia Tenggara dan India bagian Timur. Di Indonesia, tanaman obat tradisional ini bisa ditemui di seluruh bagian nusantara, terutama di pulau Jawa, Bali dan juga ambon.

Selain memiliki rasa yang pahit, tanaman ini juga dapat di kenali dari beberapa ciri berikut ini:

– Batang sebesar jari kelingking dan berbintil rapat
– Memiliki daun tunggal, bertangkai dan berbentuk seperti jantung atau agak bulat dengan ujung lancip, dengan panjang 7 hingga 12 cm dan juga lebar 5-10 cm
– Bunganya sangat kecil, berwarna hijau muda dan berbentuk tandan semu
– Tinggi mencapai 2,5 m
– Bisa dibudidayakan dengan sistem stek

Pada umumnya, Tanaman merambat ini tumbuh secara liar di hutan. Namun, setelah banyak yang mengetahui khasiatnya, tak jarang kini brotowali banyak di budidayakan secara khusus, maupun ditanam dipekarangan rumah sebagai TOGA (Tanaman Obat Keluarga).

Kandungan senyawa yang terdapat didalam brotowali

Brotowali cukup terkenal sebagai bahan alami yang sering kali dijadikan sebagai salah satu komposisi jamu tradisional khas Indonesia. Hal tersebutpun lantaran didalamnya telah diketahui mengandung berbagai jenis senyawa fitokimia seperti alkaloid, berberin dan columbina, yang mana senyawa tersebut dipercaya mampu membunuh bakteri dalam luka.

Di dalamnya juga terkandung zat pikroreterin yang merupakan zat yang memberikan rasa pahit pada brotowali. Zat ini juga di percaya mampu merangsang kerja saraf dan juga menjadikan sistem pernapasan berjalan dengan baik, bersamaan dengan zat palmatin, glikosida, harsa, kolulin dan juga zat pati.

Selain dari pada beberapa senyawa kimia tersebut, brotowali juga memiliki beberapa sifat. Seperti halnya:

  • Analgesik: sebagai penghilang rasa sakit
  • Alkaloid dan flavonoid: sebagai antiinfertilitas alami
  • Antipiretik: sebagai penurun panas
  • Antineoplastik: Sebagai oencegah kanker dan tumor
  • Antidiabetik: Untuk mengontrol gula darah
  • Antioksidan: Sebagai perlindungan dari radikal bebas
  • Imunologi: Untuk menstimulasi sistem imun
  • Antodepresan: Untuk menghambat aktivitas monoamine oxidase
  • Antiporotik: Untuk kepadatan tulang
  • Anti alergi: Untuk mengurangi akibat alergi.

Khasiat dan manfaat brotowali bagi kesehatan hingga kecantikan

Setelah mengetahui berbagai kandungan lengkap di dalamnya, sekarang giliran anda juga untuk mengetahui apa saja manfaat dari brotowali? Dan berikut khasiat brotowali bagi kesehatan hingga kecantikan lengkap dengan cara penggunaannya.

1. Mempercepat penyembuhan luka

Kandungan alkaloid, barberin dan columbina diketahui berfungsi sebagai pembunuh bakteri dalam luka. Adapun untuk pemanfaatan brotowali dalam penyembuhan luka bisa dilakukan dengan menumbuk beberapa lembar daun briotowali segar yang telah di cuci sebelumnya hingga lumat. Setelah itu, tempelkan pada luka. Selain itu, anda juga bisa mencuci luka dengan air rebusan batang brotowali yang juga di percaya mampu mempercepat penyembuhan luka.

2. Mengobati penyakit kulit

Penyakit kulit seperti kudis dan juga berbagai penyakit kulit lainnya juga bisa diatasi dengan menggunakan tanaman brotowali ini. Adapun untuk pemanfaatannya, anda bisa menumbuk beberapa lembar daun brotowali, kemudian campur dengan belerang dan minyak kelapa ke dalamnya. Kemudian oleskan pada daerah yang terkena scabies dan lakukan hal ini secara teratur.

3. Mengobati diabetes

Penyakit diabetes adalah penyakit kronis yang mana jika tidak mendapatkan penanganan dapat berdampak pada kematian. Dan ternyata brotowali juga bisa dimanfaatkan untuk menangani diabetes. Anda tahu mengapa? ya, karena didalamnya terkandung sifat antidiabetik yang kuat, sehingga mampu membantu mengontrol gula darah. Untuk pemanfaatannya, anda bisa rutin mengonsumsi ramuan rebusan batang brotowali, daun smbikloto serta daun kumis kucing sebanyak 2 kali dalam sehari untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

4. Menurunkan demam

Kandungan antipireutik dan juga analgesik yang terkandung didalamnya mampu membantu menurunkan demam. Caranya yaitu dengan mengonsumsi air rebusan batang brotowali yang telah dicampur dengan madu. Madu sendiri berfungsi untuk mengurangi rasa pahit dari air rebusan tersebut.

5. Menambah nafsu makan

Brotowali juga bisa menjadi suplemen vitamin penambah nafsu makan alami. Adapun untuk caranya, anda bisa meminum air rebusan daun brotowali. Jika perlu, anda bisa menambahkan madu ke dalam air rebusan tersebut untuk mengurangi rasa pahitnya.

6. Mengobati rematik

Rematik adalah sejenis penyakit radang sendi yang umumnya di sebabkan oleh kekebalan tubuh kita sendiri yang gagal melawan virus, bakteri dan jamur sehingga malah menyerang sel sehat. Adapun untuk mengatasi rematik, anda juga bisa memanfaatkan tanaman brotowali. Caranya, anda bisa mengonsumsi 1/2 gelas hasil rebusan batang brotowali sehari sebanyak 2 kali dalam sehari. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, anda bisa melakukannya secara teratur.

7. Mengobati gatal di tubuh

Gangguan kulit yang gatal pada umumnya sering kali menyerang anak maupun dewasa. Tentunya kondisi tersebut sangat tidak nyaman sehingga tak jarang kita menggaruknya dan mengakibatkan iritasi serta luka lecet pada kulit. Adapun untuk mengatasi masalah tersebut, anda bisa mengatasinya secara tradisional dengan cara berendam dalam air hangat, dengan hasil rebusan dari daun brotowali dan juga belerang. Dan lakukan ini selama 20 menit.

8. Mengobati malaria

Malaria merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh parasit plasmodium. Adapun penularannya adalah dengan perantara nyamuk. Sehingga perlu penangan secepatnya, salah satunya dengan menggunakan ramuan herbal tanaman brotowali. Caranya cukup dengan mengkonsumsi ramuan hasil rebusan daun brotowali yang dicampur dengan madu sebanyak 3 kali sehari.

9. Merangsang kinerja urat syaraf

Selain dapat memberikan rasa pahit, kandungan zat pikroretin yang terdapat didalam tanaman brotowali juga mampu merangsang kinerja urat saraf pada saluran pernafasan. Hal ini juga diketahui dapat menurunkan suhu tubuh yang panas.

10. Mengobati diare

Untuk mengatasi diare dengan tanaman brotowali, anda bisa mengonsumsi air rebusan brotowali secara rutin. Hal tersebut lantaran brotowali sendiri memiliki efek yang dapat menghentikan pertumbuhan salmonella typhi atau bakteri penyebab diare.

11. Sebagai antitumor

Pada tahun 1998, seotang ahli tumor yang berasal dari India mengadakan uji coba pada seekor tikus dengan menggunakan ekstrak brotowali. Dan hasilnya menunjukkan bahwasannya manfaat dari brotowali ini memiliki sifat sitotoksik terhadap kanker serviks yang hampir sama dengan obat yang digunakan untuk mengatasi tumor. Sementara, penelitian pada manusia menunjukkan bahwasannya ekstrak brotowali mampu mengobati kanker hati.

12. Merilekskan tubuh

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada seekor tikus, ekstrak brotowali mampu memberikan efek menenangkan pada hewan tersebut. Dan hal tersebut juga seiring dengan pemanfaatan ekstrak brotowali sebagai obat penyakit jiwa di Filiphina.

13. Mengatasi sakit pinggang dan punggung

Di Bali, tanaman brotowali ini sering kali digunakan sebagai obat gosok yang dipercaya mampu mengobati sakit punggung maupun sakit pinggang. Dan caranya, anda bisa mengoleskan hasil tumbukan brotowali pada bagian pinggang maupun punggung yang terasa sakit.

Adapun selain dari pada itu, masih banyak lagi manfaat obat brotowali bagi kesehatan anda seperti halnya, menyehatkan ginjal, jantung dan liver, mengatasi asam urat, meningkatkan kualitas sperma, mengatasi keputihan hingga baik untuk diet atau menurunkan berat badan.

Adapun untuk kecantikan wajah, manfaat tanaman brotowali di percaya sangat baik untuk mengatasi jerawat. sehingga tak sediit produk kecantikan yang juga memanfaatkan tumbuhan ini sebagai salah satu komposisinya seperti terdapat dalam masker brotowali roro mendut.

Jika anda kini sulit mendapatkan pohon brotowali atau malas untuk mengolahnya kini anda bisa mendapatkan khasiatnya dengan mudah. Karena kini telah tersedia, ekstrak, minyak hingga kapsul brotowali yang banyak di perjual belikan di pasaran.

Efek samping tanaman brotowali

Meski tumbuhan ini kaya akan manfaat, namun beberapa ahli kesehatan juga menyatakan bahwasannya tanaman ini bisa saja menimbulkan efek samping jika aturan dan pemakaiannya tidak tepat. Penggunaan brotowali yang berlebih diketahui dapat menyebabkan turunnya nafsu makan seseorang.

Selain itu, penggunaan yang berlebih juga terganggunya gula darah hingga kekebalan tubuh yang terlalu aktif sehingga mengakitbatkan penyakit autoimunne. Dan untuk ibu hamil sebaiknya tidak mengonsumsi ramuan ini lantaran di percaya dapat mengganggu perkembangan janin.

Sekian informasi yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini terkait khasiat dan manfaat brotowali bagi kesehatan. Semoga apa yang telah kami sampaikan dapat bermanfaat dan menjadi wawasan baru bagi kesehatan anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *