Gejala Batu Empedu Dan Penyebabnya Yang Harus Anda Waspadai!

SHARE DAN TAG TEMANMU DI :

Gejala batu empedu dan penyebabnya sebaiknya Anda waspadai sejak dini. Hal tersebut di karenakan penyakit yang satu ini biasa menyerang saja tanpa pandang bulu. Meski tak seganas kanker, namun penyakit ini tetap saja perlu mendapatkan penanganan yang tepat untuk menghindari komplikasinya yang lebih serius. Maka dari itu, kenali berbagai gejalanya sejak dini dengan menyimak ulasan singkat berikut.

gejala batu empedu

Apa Anda sebelumnya pernah mendengar apa itu batu empedu? ya, batu empedu merupakan gumpalan material atau kristal padat yang berasal dari kolesterol dan terbentuk didalam kantung maupun saluran empedu manusia. Kantung empedu sendiri merupakan sebuah organ yang terletak di bawah hati dan bentuknya menyerupai buah pir. Organ ini berfungsi untuk membantu tubuh dalam mencerna lemak dengan cara menyimpan dan melepaskan empedu ke usus. Sedangkan batu empedu sendiri terbentuk lantaran tersumbatnya kandung atau saluran empedu.

Dilihan dari kandungannya, batu empedu terbagi ke dalam 2 jenis, yakni batu kolesterol dan batu pigmen. Adapun untuk batu kolesterol sendri merupakan jenis batu empedu yang paling umum, dimana mengandung kumpulan kolesterol yang tidak dapat dicerna oleh beberapa senyawa lainnya. Jenis batu empedu ini bisa dilihat dari warnanya yang terlihat kekuningan. Sedangkan untuk jenis batu pigmen, pada dasarnya berbeda dengan batu kolesterol. Batu empedu ini diketahui memiliki warna coklat tua dan hitam lantaran mengandung bilubirin yang berlebihan.

Pada umumnya ukuran batu empedu sendiri bermacam. Mulai dari sekecil butiran pasir, bahkan ada yang sebesar bola pingpong. Jumlah batu yang terbentuk dalam kantong empedu juga bervariasi. Seperti ada orang yang hanya memiliki satu buah batu dan ada juga yang lebih banyak. Namun meski begitu, terbentuknya batu didalam kantong mepdu sendiri tak jarang menyebabkan nyeri hingga memicu efek berbahaya bagi kesehatan tubuh Anda.

Tanda dan gejala batu empedu yang perlu di waspadai sejak dini

Pada sebagian besar kasus, masalah batu empedu ini tidak menimbulkan gejala apapun. Akan tetapi, apabila batu ini telah menyumbat bagian ujung empedu ataupun saluran cerna lainnya, maka tak jarang menyebabkan nyeri yang hebat atau yang sering disebut dengan kolik bilier, yang mana bisa bertahan hingga beberapa jam. Rasa nyeri tersebut terjadi di beberapa bagian perut, terutama bagian tengah, atas atau kanan perut. Bahkan tak jarang rasa sakit tersebut menyebar ke bagian sisi tubuh hingga tulang belikat.

Rasa nyeri tersebut bisa datang kapan saja, bertahan hingga beberapa jam, tidak berkurang meski sudah pergi ke toilet, kentut atau muntah dan juga kemuncualannya bisa dipicu akibat mengonsumsi makanan yang mengandung kadar lemak tinggi. Selain itu, berikut adalah berbagai gejala penyakit batu empedu lainnya yang juga sering kali dialami oleh penderitanya.

  • Sakit perut terus menerus atau sering kambuh kembali
  • Demam tinggi
  • Sakit kuning
  • Detak jantung yang cepat
  • Gatal-gatal pada kulit
  • Diare
  • Linglung
  • Kehilangan nafsu makan
  • Mual dan muntah
  • Rasa sakit pada pundak

Maka dari itu, apabila Anda mengalami sakit perut yang hebat yang di curigai sebagai gejala kolik bilier yang di sertai dengan berbagai gejala batu empedu lainnya yang telah disampaikan diatas, maka sebaiknya Anda segera periksakan kondisi Anda ke pusat kesehatan terdekat.

Mengetahui faktor resiko dan penyebab batu empedu

Hingga saat ini, penyebab batu empedu belum di ketahui secara pasti. Namun, ada beberapa faktor yang sangat berpengaruh. Diantaranya seperti kantong empedu yang berisi kolesterol yang berlebihan, cairan emepdu yang mengandung bilubirin secara berlebih dan kantong empedu yang tidak dapat kosong secara sempuna. Selain itu, terdapat beberapa faktor lainnya yang dapat meningkatkan resiko untuk mengidap penyakit batu empedu. Seperti:

  • Berusia diatas 40 tahun
  • Wanita hamil
  • Memiliki anggota keluarga dengan penyakit yang sama (genetik)
  • Sering mengonsumsi makanan berlemak atau berkolesterol tinggi
  • Kekurangan serat dalam pola makan
  • Menderita diabetes
  • Penderita sirosis
  • Mengalami obesitas atau kelebihan berat badan
  • Mengalami gangguan pencernaan seperti penyakit crohn dan iritasi usus
  • Oarang yang menggunakan ceftriaxone (antibiotik yang digunakan untuk mengobati pneumonia, meningitis dan gonore)
  • Orang yang mengalami penurunan berat badan secara drastis.

Pengobatan batu empedu

Adapun untuk pengobatanya sendiri secara medis berbeda-beda tergantung tingkat keparahan gejala dan variasi ukuran batu empedu yang timbul. Misal pada kasus batu empedu yang masih ringan mungkin masih bisa diobati dengan penggunaan obat asam empedu. Apabila kondisinya lebih kronis, pilihan pengobatannya bisa dilakukan secara operasi dan non-operasi.

Untuk no operasi sendirim bisa dengan prosesdur medis suntik MTBE (metil tersier-butil eter), terapi Extracorporeal Shock Wave Lithotrips (ESWL) serta prosedur Endoscopic retrograde cholangio-pancreatography (ERCP). Namun tak sedikit dari pada penderita batu empedu memilih prosedur operasi karena dirasa memiliki tingkat kesembuhan tinggi dibandingkan dengan pengobatan lainnya. Padahal semua prosedur penobatan memiliki efek samping tersendiri.

Namun ada berita baik bagi Anda. Selain dengan operasi, kini terdapat pengobatan alternatif batu empedu yang efektif, aman tidak menimbulkan efek samping. Hal tersebut dikarenakan produk rekomendasi kami hanya terbuat dari 100% bahan herbal dengan legalitas resmi BPOM. Untuk informasi lebih lengkapnya, Anda bisa klik : Obat Batu Empedu Herbal.

Sekian informasi yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini mengenai gejala batu empedu dan penyebabnya yang harus diwaspadai. Semoga setelah menyimak informasi ini, kami Anda bisa lebih waspada dan menjaga kesehatan Anda lebih maksimal lagi. Salam sehat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *